Saya menulis soal manfaat tomat karena saat ini mulai mengkonsumi tomat murni. Biasanya sih tomat hadir tercampur dalam hidangan makanan, yang sifatnya kadang-kadang saja terkonsumsi. Hal ini terinspirasi oleh seorang teman dari Ecuador (Daniella) yang tiba-tiba beli tomat banyak banget di pasar candi kuning, sebelum singgah di Subaya, Kintamani. Ternyata tomat itu dimakan mentah sambil dibubuhi garam. Saya mencoba, dan humm, not bad, seger nya mak nyes.
Peristiwa itu sudah 2 minggu lalu sih. Tadi mampir ke Makro dan mau cari buah untuk team saya di Bali Orange Communications. Pandangan mengarah ke tumpukan tomat merah ranum dan lumayan besar ukurannya. Langsung saja ambil 2 kilo. Sampai di kantor, rencananya malam ini mau migrasi beberapa akun hosting ke server baru. Sambil transfer backup, irisan tomat itu saya tutul kan ke bumbu (gula, garam, dan merica). Wuuaaah pemirsa … mak nyes rasanya hahahaha. Seger euy, jadi bersemangat. Kemudian, saya coba browsing mencari artikel manfaat tomat. Ketemu deh, dan gak ada salah nya saya posting kan sekalian.
Hampir semua orang mengenal tomat (Licopersicum esculentum). Buah yang tanpa kenal musim ini ternyata mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beragam penelitian menunjukan, tomat bermanfaat untuk kesehatan jantung serta penangkal radikal bebas.
Banyak varietas buah tomat, seperti tomat buah yang berukuran besar, tomat sayur dengan ukuran lebih kecil dan tomat ceri yang hanya sebesar kelereng. Apapun jenisnya, tomat mengandung unsur gizi yang hamper sama, yakni kaya akan vitamin A, vitamin C, mineral, serat dan zat fitonutrien.
Kaya Antioksidan
Keisitimewaan lain buah tomat adalah tinginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, terutama kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker. Vitamin A yang terkandung di dalam tomat sangat baik untuk kesehatan mata.
Tomat juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan, banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukan tanpa alasan, pigmen likopen memang terbukti efektif sebagai antioksidan. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias penurun demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi ganguan pencernaan seperti sembelit dan wasir.
Cegah Penggumpalan Darah
Manfaat tomat sebenarnya sudah di teliti sejak lama, seperti penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitiannya menunjukkan tomat dapat mengobati ganguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever dan serangan empedu. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung. Tomat juga mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakannya.
Manfaat Lain Tomat
1. Tomat diperkaya dengan vitamin C, sebuah nutrisi yang menjaga sistem kekebalan tubuh Anda tetap kuat.
2. Tomat mengandung phytonutrient (nutrisi yang didapatkan dari tumbuhan termasuk buah) yang disebut likopen yang telah terbukti dalam beberapa penelitian melawan penuaan dan memiliki sifat-sifat antikanker. Likopen efektif untuk melawan kanker prostat dan usus besar.
3. Likopen yang terkandung di dalam tomat juga membantu melawan kerusakan gen yang berpotensi menimbulkan penyakit.
4. Tomat merangsang terbentuknya asam amino karnitina yang terbukti dalam penelitian mempercepat pembakaran lemak dalam tubuh lebih dari 30 persen.
5. Penelitian menunjukkan likopen yang terkandung di dalam tomat, kalau dikonsumsi secara teratur, dapat mengurangi risiko serangan jantung hingga 29 persen.
6. Kurangnya asupan likopen dalam makanan yang dikonsumsi wanita menopause dikaitkan dengan osteoporosis.
7. Tomat segar dan ekstrak tomat terbukti dalam penelitian dapat menurunkan total kolesterol, kolesterol LDL (kolesterol jahat), dan trigliserida. Tomat juga terbukti dapat mencegah penggumpalan darah (dikenal sebagai agregasi trombosit), yang merupakan faktor risiko untuk aterosklerosis
8. Tomat juga mengandung phytonutrient lain, termasuk betakaroten, lutein, dan zeaksantin, yang baik untuk mata dan membantu melindungi mata Anda dari degenerasi.
9. Tomat lezat dan serbaguna. Tomat bisa dipadukan dalam pasta, salad, sup, kari, semur, dan berbagai masakan favorit Anda.
Title : Manfaat dan Khasiat Tomat
Description : Saya menulis soal manfaat tomat karena saat ini mulai mengkonsumi tomat murni. Biasanya sih tomat hadir tercampur dalam hidangan makanan, y...
Description : Saya menulis soal manfaat tomat karena saat ini mulai mengkonsumi tomat murni. Biasanya sih tomat hadir tercampur dalam hidangan makanan, y...

0 Response to "Manfaat dan Khasiat Tomat"
Posting Komentar